SEPATUKW.COM Toko Online Alas Kaki Branded KW Premium. SEPATUKW.COM Open Dropship dan Reseller. SEPATUKW.COM Jual Eceran dan Grosir Harga Termurah. SEPATUKW.COM Tangan Pertama Langsung Produsen. SEPATUKW.COM Garansi Barang Rusak Ganti Baru.
Beranda » Artikel Terbaru » Sejarah Sandal

Sejarah Sandal

Diposting pada 13 Juni 2021 oleh sepatukw | Dilihat: 10 kali

SANDAL merupakan bentuk sederhana dari pelindung kaki. Ia bisa terbuat dari bahan kulit, plastik, tali, jerami, logam, atau ban bekas. Sandal cocok dipakai untuk keadaan panas, iklim kering, dan daerah berbatu. Ia juga dipakai untuk melindungi kaki dari serangga beracun, batu tajam, padang pasir nan panas, hingga dinginnya salju.

Sejak lama sandal sudah digunakan. Masyarakat Anasazi, misalnya, suku kuno yang mendiami daratan barat daya Amerika, pada 8.000-10.000 tahun lalu diketahui sudah menggunakan sandal. Terbuat dari serat tanaman Yucca yang disusun menjadi anyaman, sandal ini diikatkan ke kaki dengan tali yang berbentuk V.

BACA JUGA:
Perjalanan Sepatu dari Zaman Batu

Sandal terus berevolusi, dari bahan hingga modelnya, dan tetap menjadi pilihan dalam berbusana dan beraktivitas.

poster
Sandal Sumeria

Perajin sandal di Sumeria, sekitar 6000 SM, mulai menggunakan kulit binatang untuk membuat sandal.

LIHAT JUGA:

Melacak Akar Rasisme di Indonesia – Dialog Sejarah | HISTORIA.ID

Sandal Mesir

Para arkeolog mengidentifikasi salah satu hieroglif tertua dari Mesir menampilkan kisah tentang pembuat sandal. Gambar-gambar ini, yang tertera dalam sejumlah makam, menunjukkan bahwa Raja Menes yang berkuasa pada 3100 SM selalu menyertakan pembuat sandal ke mana pun dia pergi. Sandal biasa dipakai para bangsawan. Umumnya terbuat dari kayu, kulit kambing, atau serat dari tanaman papirus atau palem.

Chappli

Jalur perdagangan kuno, yang disebut Jalur Sutra, memberi pengaruh terhadap persebaran pola dasar sandal. Sejak 3000 SM, daerah Chappal, India, terkenal sebagai pembuat sandal yang kemudian dikenal sebagai Chappli. Sandal ini terbuat dari kulit lembu, kambing, atau sapi. Masuknya Islam ke India pada abad ke -11 memberi perubahan terhadap model sandal di sana, mulai dikenal model selop.

Kothurnus

Aktor teater Yunani kuno, pada 1000-700 SM, biasa menggunakan sandal ini. Bentuknya dibuat tinggi beberapa sentimeter, dengan alas dibuat empuk seperti lapisan gabus. Tak hanya aktor, para pelacur kota Yunani pun memakainya; terbuat dari kulit yang telah dicelup larutan berwarna hijau atau kuning.

Paduka
Sandal dari Babylonia kuno sekira 600 SM ini terbuat dari kayu. Di antara ibu jari dan jari telunjuk kaki terdapat pembatas yang dijepit supaya sandal tidak terlepas. Sandal ini dihiasi dengan batu-batu yang disusun dengan indah. Para bangsawan memakainya untuk ke tempat pemandian atau mengunjungi para harem.

Di Persia, selain digunakan para bangsawan, sandal juga dikenakan prajurit dan pemimpin agama. Khusus sandal prajurit biasanya masih ditambah dengan pelindung dari logam seperti kuningan.

BACA JUGA:
Kerah Baju Tanda Status Sosial

Sandalium

Pada era Romawi, 100-50 SM, istilah “sandalium” menunjukkan sandal itu sendiri. Para petarung gladiator biasa memakai sandal yang terbuat dari kulit. Di era kekaisaran Romawi, persoalan warna sandal masih menjadi pembeda status. Julius Caesar, kaisar Roma, memilih sandal dengan warna merah dan ungu –begitu pula anaknya. Sementara Poppaea, istri Kaisar Nero, memilih sandal yang terbuat dari emas, dengan tatahan batu-batu berharga.

Geta

Sandal dari Jepang ini mulai berkembang di era Heian, 794-1194. Terbuat dari kayu, sandal ini memiliki semacam dua hak, yang disebut ha, setinggi 4-5 sentimeter. Fungsi dari hak setinggi ini adalah menghindarkan kain kimono, busana tradisional Jepang, dari kotoran ketika berjalan. Sandal bakiak seperti geta ini menjadi terkenal pada era Edo.

Selain geta, ada pula waraji. Waraji adalah sandal anyaman jerami atau tali. Pada zaman feodal, abad ke-12 hingga 19, kaum samurai Jepang dan pasukan infanteri (ashigaru) biasa memakai sandal jenis ini.

Espadrille

Sejarah Sandal | SEPATU KW

Komentar dinonaktifkan: Sejarah Sandal

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
Sepatu Futsal Anti Slip Black Gold

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

futsal hitam Rp 67.000
Ready Stock / SKW358
Rp 67.000
Ready Stock / SKW358
QUICK ORDER
Sandal Japit Murah

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

sandal Biru Rp 8.500
Ready Stock / SKW356
Rp 8.500
Ready Stock / SKW356
QUICK ORDER
Sandal Wanita Kalem

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Mulai Rp 33.750
Ready Stock / SKW369
*Mulai Rp 33.750
Ready Stock / SKW369
SIDEBAR