SEPATUKW.COM Toko Online Alas Kaki Branded KW Premium. SEPATUKW.COM Open Dropship dan Reseller. SEPATUKW.COM Jual Eceran dan Grosir Harga Termurah. SEPATUKW.COM Tangan Pertama Langsung Produsen. SEPATUKW.COM Garansi Barang Rusak Ganti Baru.
Beranda » Artikel Terbaru » Produksi sepatu Indonesia duduki peringkat ke-4 dunia

Produksi sepatu Indonesia duduki peringkat ke-4 dunia

Diposting pada 4 April 2021 oleh sepatukw | Dilihat: 0 kali

Penjualan Turun 20 Persen 70 Pabrik Sepatu Tutup

Rabu, 4 Nopember 2015

Sumber : Rakyat Merdeka

Sepanjang semester pertama tahun ini, ada 70 pabrik alas kaki yang gulung tikar. Salah satu faktor penyebabnya adalah anjloknya daya beli masyarakat karena pelemahan ekonomi. Penyerapan anggaran diharapkan bisa cepat.

“Tutupnya pabrik karena daya beli melemah,” ujar Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko di Jakarta, kemarin.

70 pabrik itu, presentasenya mencapai 19 persen dari jumlah total pabrik alas kaki di Indonesia yang berjumlah 365 pabrik. Selain penutupan pabrik, 36 ribu pekerja di sektor alas kaki juga dirumahkan.

Menurut dia, industri alas kaki yang tutup sebagian besar merupakan pabrik skala kecil dengan orientasi pasar domestik.

“Hal ini terjadi karena penjualan alas kaki, terutama lokal, turun 17 persen hingga 20 persen pada semester 1-2015 dibandingkan realisasi periode yang sama pada tahun lalu,” ujarnya.

Menurut dia, penurunan daya beli masyarakat tidak lepas dari rendahnya penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015. Pada periode Januari sampai dengan April 2015, industri sepatu menjual semua stok dan diberikan diskon antara 20 sampai dengan 50 persen.

“Harapannya, dengan diskon tersebut, barang yang dijual bisa laku dibeli masyarakat pada saat Lebaran. Namun, kenyataannya produk tersebut tidak laku karena menurunnya daya beli,” ujarnya.

Dia menyambut baik langkah pemerintah yang mengeluarkan paket kebijakan ekonomi untuk mengantisipasi pelemahan ekonomi. “Pengusaha lebih membutuhkan kepastian berusaha dan antisipasi dari pemerintah,” cetus Eddy.

Selain itu, dia juga mendukung, rencana pemerintah untuk masuk dalam blok dagang trans pacific partnership (TPP) untuk memperluas pasar ekspor sepatu. “Dampak positif dan negatifnya pasti ada.Tapibuat persepatuan, masuknya Indonesia kedalam TPP pasti memberikan dampak positif,” ujarnya.

Dengan bergabung ke TPP, ekspor sepatu ke Amerika akan meningkat. Sayangnya, Eddy enggan menyebutkan berapa besar peningkatan ekspor tersebut. “Sekarang kita jangan dulu bicara sampai kesana. Namun yang pasti ekspor kita akan semakin besar ke Amerika. Itu untungnya buat persepatuan,” ujarnya.

Eddy meyakini, TPP bisa meningkatkan daya saing Indonesia, terutama terhadap Vietnam. Ia mengungkapkan, selama ini eskpor sepatu Indonesiakalah saing dengan Vietnam. “Vietnam itu betul-betul saingan berat kita,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Benny Soetrisno berharap dengan adanya kebijakan diskon tarif listrik, harga gas dan penentuan upah minimum regional (UMR) bisa menekan jumlah pabrik-pabrik industri padat karya yang tutup.

“Kebijakan-kebijakan itu bisa memeberikan napas dan membantu cash flow,” katanya.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, pemerintah akan memacu industri alas kaki karena mampu menyerap tenaga kerja banyak. Apalagi sektor ini juga bisa mendongkrak ekspor.

“Pemerintah ingin industri padat karya yang mempekerjakan tenaga kerja dalam jumlah besar ini terus berkembang,” ujarnya.

Kementerian Perindustrian mencatat, penciptaan devisa oleh industri alas kaki sebesar 4,11 miliar dolar AS atau 2,33 persen dari total ekspor nasional pada tahun 2014. Dari sisi lapangan kerja, industri ini menyumbang lapangan Kerja sebanyak 643 ribu orang yang setara dengan 4,21 persen dari tenaga Kerja industri manufaktur.

Sebelumnya, pemerintah membentuk Desk Investasi yang ditujukan bagi industri padat karya, semisal, industri tekstil dan produk tekstil serta alas kaki. Desk disiapkan bagi industri yang sedang menghadapi masalah dan berpotensi untuk melakukan PHK. Desk Investasi menangani permasalahan yang dihadapi investor secara case by case.

Keberadaan Desk Investasi dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh investor existing di kedua sektor dengan jumlah tenaga kerja yang masif, yaitu tekstil dan alas kaki. AS

Produksi sepatu Indonesia duduki peringkat ke-4 dunia | SEPATU KW

Komentar dinonaktifkan: Produksi sepatu Indonesia duduki peringkat ke-4 dunia

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
Sneakers Terbaru Model Kekinian

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Sneakers Terbaru Model Kekinian Rp 42.500
Ready Stock / SKW292
Rp 42.500
Ready Stock / SKW292
QUICK ORDER
Grosir Sepatu Adidas Mahal Dan Mewah

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Grosir Sepatu Adidas Mahal Dan Mewah *Mulai Rp 52.904
Ready Stock / SKW235
*Mulai Rp 52.904
Ready Stock / SKW235
QUICK ORDER
Sepatu Pria Termurah Grey Color

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Sepatu Pria Termurah Grey Color *Mulai Rp 57.505
Ready Stock / SKW267
*Mulai Rp 57.505
Ready Stock / SKW267
SIDEBAR